page hit counter
Kisruh Soal Data, Seorang Pemilik Hotel Terima Bantuan JPS Mataram

Kisruh Soal Data, Seorang Pemilik Hotel Terima Bantuan JPS Mataram

Berita Mataram – Kesalahan dalam distribusi paket bantuan berupa Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram kembali dialami. Setelah sebelumnya terjadi adanya tumpang tindih data penerima bantuan, kemudian adanya bantuan yang tidak tepat sasaran dan kini kembali terjadi yaitu seorang pemilik hotel menerima paket bantuan tersebut.

Pemilik Hotel Nutana, Kota Mataram, Made Adiyasa Kurniawan menerima paket bantuan JPS Mataram. Dalam akun facebook pribadinya, yang bersangkutan telah melakukan klarifikasi dan kembali menyalurkan bantuan tersebut kepada warga yang lebih berhak menerimanya.

Tidak hanya itu, paket sembako yang awalnya akan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal nyatanya tidak ada. Produk-produk yang digunakan merupakan produk pabrikan seperti yang awalnya akan ada abon hasil dari IKM lokal, namun kenyataannya produk yang digunakan adalah sarden.

Menurut salah satu anggota DPRD Kota Mataram, selama dua tahap pendistribusian paket bantuan JPS Mataram, tidak ada keberpihakan terhadap pengusaha dan industri lokal. Paket bantuan tersebut hanya menguntungkan pengusaha luar dan JPS Mataram ini tidak memberikan solusi dalam menangani dampak Covid-19 dari segi ekonomi.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito menjelaskan bahwa kesalahan dalam pendistribusian tersebut akibat data penerima yang digunakan berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT). Menurut BDT tersebut, tidak hanya masyarakat kecil dan menengah yang terdampak secara ekonomi, pengusaha pun ikut terdampak sehingga pemilik hotel tersebut ikut mendapatkan paket bantuan.

Namun dalam kesempatan itu, Effendi juga akan melakukan koreksi terhadap data BDT tersebut. Menurutnya data tersebut belum sempurna dan masih butuh masukkan dalam penyempurnaannya. Ia berencana untuk menggabungkan data BDT dengan data RT atau lingkungan.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS