counter hit make

Kejari Menunda Penagihan Para Penunggak Pajak di Mataram

Berita Mataram – Wabah virus korona rupanya akan menjadi cerita tersendiri bagi para penunggak pajak khususnya di Kota Mataram. Pasalnya pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram akan menunda penagihan terhadap para penunggak pajak di Kota Mataram. Penundaan penagihan piutang pajak Pemkot Mataram tersebut akibat dampak dari penyebaran virus korona di Kota Mataram.

Kasi Datun Kejari Mataram, Putu Agus Ary Artha mengatakan bahwa pihak Kejari Mataram untuk sementara waktu akan menunda penagihan piutang pajak Pemkot Mataram, akan tetapi usaha penagihan tetap dilakukan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dengan cara yang berbeda akibat kondisi pandemi virus korona di Indonesia saat ini.

Dengan kondisi wabah virus korona seperti saat ini, pihak JPN akan mengurangi berbagai bentuk komunikasi secara langsung dengan wajib pajak yang memiliki tunggakan. Pihak JPN akan melakukan komunikasi melalui telepon, akan tetapi untuk melakukan penagihan harus menunggu momen yang tepat, karena kondisi saat ini sektor perekonomian sedang lesu, banyak pihak yang sedang terpuruk.

Adapun piutang pajak milik Pemkot Matarm antara lain adalah tunggakan pajak hotel dan pajak pengelolaan parkir. Untuk tunggakan pajak hotel sendiri mencapai Rp 2,3 Miliar, ini terhitung sejak tahun 2016 lalu, kemudian pajak pengelolaan parkir di dua Rumah Sakit Daerah yang ada di Kota Mataram sebesar Rp 200 Juta.

Menurut Kepala BKD Kota Mataram HM Syakirin Hukmi, petugas sudah melakukan upaya penagihan, namun karena ada persoalan internal perusahaan yang mengelola parkir di RS milik Pemprov NTB sedang bermasalah, maka pembayaran tunggakan pajak pun ikutan bermasalah. Pihak BKD akan tetap menagih tunggakan pajak tersebut karena apabila tidak dibayar maka konsekuensinya adalah penyitaan aset perusahaan penunggak pajak. Namun di tengah mewabahnya virus korona saat ini, pihak BKD akan menunda penagihan tersebut.