page hit counter
Inilah 5 Kiat Praktis yang Ampuh Menjaga Kesehatan Anak

Inilah 5 Kiat Praktis yang Ampuh Menjaga Kesehatan Anak

Balita ialah usia saat anak sedang aktif-aktifnya mengeksplorasi berbagai hal. Si Kecil bukan hanya senang mempelajari benda-benda yang ada di rumah, melainkan juga di lingkungan sekitarnya. Bagi sebagian anak mungkin lebih senang bermain di luar rumah seperti berlari-larian, bersepeda, dan melakukan permainan outdoor lain bersama kawan-kawannya. Karena terlalu lama bermain diluar, maka Mam mungkin sampai mengkhawatirkan kondisi dari kesehatan anaknya.

Sebenarnya, bermain ialah kebutuhan penting bagi si Kecil, sebagaimana makan sehat dan tidur cukup. Dengan bermain, si Kecil belajar mengembangkan imajinasi, kreativitas, kemampuan sosial, serta kemampuan dalam memecahkan masalah. Tak perlu resah bila si Kecil terlihat begitu bersemangat bermain ya, Mam. Untuk itu, cukup dengan memperhatikan kebutuhan tidur, asupan gizi, serta kebersihannya saja untuk dapat menjaga kesehatan anak.

Selain itu, Mam juga dapat memerikan susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk si Kecil saat usia 1-3 tahun. Susu ini mengandung protein, DHA, AA, omega 6, nukleotida, omega 3, serta sejumlah vitamin dan mineral yang penting bagi pertumbuhan si Kecil. Berbagai macam zat gizi dalam susu pertumbuhan ini dapat membantu Mam mendukung langkah awal kepintaran si Kecil. Selain itu, S-26 Procal mempunyai rasa vanila lezat yang juga pasti akan si Kecil sukai. Pada umumnya, ada beberapa hal yang umum menyebabkan anak mudah sakit, yaitu:

1. Masalah Kekebalan Tubuh

Ini bisa terjadi pada anak yang mempunyai kelainan bawaan sejak lahir, seperti penderita alergi (mekanisme imun di tubuhnya berlebihan). Tetapi, anak yang tanpa kelainan bawaan pun dapat mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Sehingga perlu hati hati dalam menjaga kesehatan si kecil.
Dalam situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr Muzal Kadim SpA(K) mengatakan, saluran cerna ialah benteng kesehatan anak. Ini karena di saluran cerna terdapat sekitar 80 persen sel yang menghasilkan antibodi. Saluran cerna berfungsi sebagai sistem perlindungan (pertahanan) terdepan untuk menghadapi mikroorganisme patogen, serta mengatur sistem pertahanan tubuh supaya lebih toleran terhadap alergen. Jadi, kamu bisa pastikan Mam dapat memberikan asupan makanan bergizi kepada si Kecil sebagai langkah utama dalam memperkuat kekebalan tubuhnya.

2. Paparan Lingkungan

Kondisi Lingkungan yang kurang steril dan higienis adalah salah satu sumber virus dan bakteri yang kerap mengganggu kesehatan anak. Lingkungan yang paling umum menularkan penyakit kepada anak balita ialah sekolah. Bila terdapat salah satu teman di sekolah si Kecil yang sedang sakit, maka kemungkinan besar akan menular kepada anak-anak lain termasuk anak kamu. Hal ini karena anak yang sakit belum paham mengenai tindakan perlindungan supaya penyakitnya tidak menyebar ke teman-temannya.

3. Infeksi

Infeksi umumnya ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh anak (demam). Penyebab infeksi umumnya bakteri dan virus. Si Kecil bisa menderita infeksi antara lain bila mengalami kontak langsung dengan sumber infeksi (misalnya, ketika bermain dengan temannya yang sudah sakit). Sebuah penelitian menyebutkan, anak yang mengikuti prasekolah mempunyai risiko mengalami infeksi 1,5-3 kali lebih besar dibandingkan anak yang tinggal di rumah.
Menjaga kesehatan anak sangatlah penting supaya proses pertumbuhan dan perkembangannya berjalan lancar dan optimal. Supaya si Kecil senantiasa sehat, Mam dapat mempraktikkan berbagai kiat praktis untuk menjaga kesehatan anak berikut:

a. Memberikan Makanan Bergizi
Pastikan si Kecil mendapat asupan gizi sesuai kebutuhan perkembangannya, Mam. Melalui makan yang sehat, daya tahan tubuh si Kecil menjadi kuat untuk dapat menangkal berbagai macam penyakit. Unsur gizi yang penting bagi pertumbuhan sekaligus kesehatan anak ialah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Komposisi gizi yang dianjurkan ialah 50-70 persen karbohidrat, 20-30 persen lemak, dan 10-15 persen protein.

b. Menjaga Kebersihan
Usahakan ibu mengajari si Kecil untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan. Caranya antara lain dengan membiasakan anak mencuci tangan setiap akan dan selesai makan, setiap selesai buang air kecil maupun besar, mandi dua kali sehari, menggosok gigi pagi dan malam, serta mencuci kaki setiap mau tidur.

c. Aktif Bergerak
Gaya hidup aktif tidak hanya penting untuk orang dewasa. Selain itu, anak-anak pun juga harus banyak beraktivitas fisik yang berguna untuk memperkuat daya tahan tubuhnya. Jadi, kamu bisa pastikan Mam memberikan waktu untuk si Kecil dapat aktif bergerak minimal satu jam dalam sehari. Contohnya dengan membiarkannya menari, berlarian, berayun, atau bermain di luar ruangan bersama teman-temannya. Bila anak aktif bergerak, aliran darah di tubuh si Kecil akan menjadi lancar, ia terhindar dari obesitas, dan kekebalan tubuhnya pun baik.

d. Tidak Jajan Sembarangan
Salah satu kebiasaan yang dapat membuat daya tahan tubuhnya menurun ialah jajan sembarangan. Dengan membeli makanan maupun minuman yang tak terjamin kebersihannya, si Kecil menjadi berisiko untuk terserang bakteri. Memang hal ini tak mudah dilakukan oleh orang tua untuk tidak meminta si Kecil untuk tidak jajan ya, Mam. Namun, Mam tetap perlu mengingatkan si Kecil untuk menghentikan kebiasaan ini supaya ia tidak mudah sakit. Solusi lain ialah dengan selalu membawakan si Kecil bekal saat ke sekolah. Ini supaya si Kecil mempunyai camilan sehat dan lebih terjamin kebersihannya. Contoh penyakit yang sering diderita anak akibat kebiasaan jajan sembarangan ialah diare.

e. Patuhi Jadwal Imunisasi
Anak balita harus mengikuti jadwal imunisasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pastikan Mam mematuhi jadwal tersebut supaya kekebalan tubuh si Kecil terbentuk dan meminimalkan risiko terpapar penyakit yang telah diimunisasi. Daftar imunisasi yang diwajibkan pemerintah untuk diberikan kepada setiap anak ialah hepatitis B, polio, BCG, campak, dan DPT. Selain itu, ibu pastikan untuk melihat panduan lain yang masih terkait dalam menjaga kesehatan anak.

f. Berikan Madu
Pada umumnya bayi yang sudah berusia diatas 2 tahun orang tua bisa memberikan madu secara rutin sebagai pengganti ASI. Seperti kita tahu madu mempunyai kandungan anti virus, anti kuman dan kemampuan meningkatkan kekebalan tubuh secara alami.

4. Jauhkan Anak dari Paparan Asap Rokok, Debu dan Polusi Udara

Rendahnya tingkat kekebalan anak membuat kualitas udara sangat mempengaruhi tingkat kesehatan anak, usahakan anak mendapatkan cukup oksigen yang fresh dan terbebas dari polusi udara. Orang tua perokok juga harus sadar untuk jauh dari anak pada saat merokok atau lebih baik berhenti total merokok demi kesehatan sendiri dan keluarga.

5. Periksa Ke Dokter

Jangan sungkan untuk datang berkonsultasi pada dokter / dokter anak kamu ketika mendapati keluhan seputar tumbuh kembang anak. Sehingga pada akhirnya perkembangannya dapat selalu terpantau dengan baik.

Nah, demikian beberapa tips dan cara untuk menjaga balita kamu supaya tidak mudah sakit. beberapa cara diatas akan lebih sempurna ketika kamu merawat anak kamu sendiri dengan penuh kasih dan sayang yang tulus. Wujud cinta pada anak akan membuat mereka tumbuh dan berkembang dengan baik, sehat dan cerdas. Anak ialah cerminan dari orang tua, dengan memberikan perhatian yang maksimal otomatis kamu juga sudah menghargai diri kamu sendiri sebagai orang tua.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS