page hit counter
Ini foto-foto besarnya SMP-SMA milik Tuti, korban pembunuhan Subang

Ini foto-foto besarnya SMP-SMA milik Tuti, korban pembunuhan Subang

Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.

Korban pembunuhan Subang, Jawa Barat, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) dikenal hidup berkecukupan. Bagaimana tidak, keluarga Tuti mengelola Yayasan Bina Prestasi Nasional yang berkutat pada sekolah swasta besar SMP dan SMA Nasional.

Yayasan ini tercatat dikomandoi sang anak tertua Tuti, yakni Yoris (35), sementara Amel adalah bendaharanya.

Akan tetapi, usai peristiwa pembunuhan terjadi, seakan tak ada tanda-tanda aktivitas di sekolah swasta SMP-SMA milik Tuti itu beroperasi. Hal itu seperti yang terpantau bidikan kamera jurnalis Inews, saat mendatangi lokasi. Sepi.

Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.
Sekolah SMP dan SMA milik korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.

Tak ada aktivitas apapun di sekolah berlantai dua tersebut. Padahal di satu sisi, Pemerintah Kabupaten Subang sendiri telah memberi izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas sejak Senin 23 Agustus 2021 kemarin.

Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.
Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.

Menurut laporan, Tuti lah yang memang memiliki sekolah SMP dan SMK swasta itu. Adapun sekolah tersebut beralamat di Jalan Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang.

Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.
Sekolah SMP dan SMA milik korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.

Seorang warga sekitar, Rudiyanto, mengaku sekolah itu sangat sepi. “Kalau sebelumnya ada pengelola, seperti guru dan adimistrasi sekolah yang datang, kini sejak peristiwa pembunuhan sekolah makin sepi, enggak ada yang datang,” katanya.

Sekolah SMP dan SMA milik Tuti korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.
Sekolah SMP dan SMA milik korban pembunuhan Subang. Foto: Capture.

Rudi sendiri yang tinggal dekat sekolah mengaku tak pernah melihat sosok Amel, yang disebut-sebut sebagai bendahara Yayasan. “Saya juga kurang tahu orangnya yang mana, tahu pas kejadian saja,” katanya.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS