page hit counter
Gubernur NTB Persiapkan Paket Stimulus Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Gubernur NTB Persiapkan Paket Stimulus Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Berita Mataram – Ada yang menarik di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini, yaitu Pemprov NTB makin giat melakukan industrialisasi khususnya untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah / Industri Kecil Menengah (UMKM/IKM) lokal NTB. Alasannya adalah untuk memacu produktivitas UMKM/IKM di NTB.

Salah satu upaya terbaru yang dilakukan oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah adalah dengan mengusulkan paket stimulus ekonomi Covid-19. Stimulus ini digunakan untuk meningkatkan produktivitas UMKM/IKM di NTB. Hal itu disampaikan Gubernur NTB saat memimpin rapat dengan seluruh jajaran kepala Perangkat Daerah lingkup Provinsi NTB terkait hal tersebut, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur NTB.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB yang didampingi Asisten Administrasi umum Setda. Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah, M.T menyampaikan ada tiga poin dalam Stimulus ekonomi yang diajukan tersebut. Pertama yaitu membeli dan menggunakan produk IKM lokal, kedua adalah penciptaan lapangan kerja dan padat karya dan yang ketiga adalah bantuan pekerja dan dunia usaha terdampak.

Pemberian paket stimulus ekonomi kepada UMKM/IKM pada masa pandemi Covid-19 ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan produktivitas UMKM/IKM di daerah sehingga mereka dapat memenuhi pasokan kebutuhan lokal di NTB. Salah satu yang paling mendesak saat ini adalah paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II yang seluruhnya akan menggunakan produk lokal.

Paket stimulus ekonomi yang dimaksud adalah berupa bantuan mesin produksi serta bantuan bibit bahan baku dan pupuk atau pakan. Hal ini adalah upaya Pemprov NTB untuk meningkatkan geliat industrialisasi UMKM/IKM di daerah sehingga mampu memenuhi kebutuhan lokal di NTB sendiri. Bang Zul mencontohkan kebutuhan telur, saat ini di NTB hanya mampu menyediakan sebanyak 600 ribu butir saja, sedangkan untuk kebutuhan lokal membutuhkan sebanyak 1,3 juta butir telur.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul berpesan bahwa UMKM/IKM di NTB harus berbasis industrialisasi, karena jika tidak, maka akan sulit untuk maju. Oleh karena itu, paket stimulus ekonomi berupa mesin produksi tersebut akan meliatkan IKM dan sekolah SMK yang memiliki jurusan permesinan. Selain itu Bang Zul juga berharap akan ada mother machine yang dapat mencetak mesin-mesin industri di NTB.

Saat ini kondisi ekonomi di Provinsi NTB sedang terpuruk akibat dari pandemi Covid-19 ini. Setiap pimpinan perangkat daerah diminta untuk lebih aktif membangun komunikasi dan jaringan untuk mendatangkan investor yang tertarik berinvestasi di NTB. Bang Zul menjanjikan akan memberi insentif berupa kelonggaran pajak, ketersediaan lahan dan ketersediaan infrastruktur dasar yang memadai. Sementara itu pimpinan daerah bisa mengambil peran sebagai fasilitator.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS