page hit counter
Gaikindo kejepit PPKM, target penjualan mobil tahun ini masih gurih

Gaikindo kejepit PPKM, target penjualan mobil tahun ini masih gurih

pameran otomotif GIIAS

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku kejepit terhadap kondisi PPKM, dampaknya tak lain, memengaruhi penjualan mobil di Indonesia namun target masih gurih.

Walaupun tergenjet dengan kebijakan pemerintah soal pembatasan aktifitas masyrakat, Gaikindo sendiri mengungkap optimis mencapai target pembaharuan penjualan mobil yang awalnya hanya 600 ribuan menjadi lebih tinggi.

“PPKM jelas ada dampaknya bagi industri otomotif, diler-diler juga pembatasan operasional. Tapi kami tetap harus optimis dan juga harus realistis,” ungkap Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto dalam webinar Gaikindo Kamis 19 Agustus.

Pameran otomotif Gaikindo
Pameran otomotif Gaikindo Foto: Antara

Dijelaskan Jongkie, jika tahun ini Gaikindo akan menargetkan penjualan mobil di Indonesia hingga angka 750 riu unit. Jumlah tersebut naik dari target sebelumnya.

Tahun 2020, Gaikindo sendiri mencatatkan penjualan mobil mencapai 532.407 unit, artinya tahun ini naik mencapai 30 persen dari total penjualan tahun lalu.

Target hingga akhir tahun, juga secara optimis akan tercapai berdasarkan pencapaian penjualan pertama 2021 sudah mencapai 387.873 unit.

Fasilitas Pabrik Daihatsu mulai aktif
Daihatsu mulai aktifkan kembali fasilitas pabriknya foto: Daihatsu

Jumlah tersebut disebut kembali mengalami peningkatan sebesar 33,5 persen dibanding tahun lalu yang hanya membukukan penjualan sebanyak 290.582 unit.

Kenaikan target tahun 2021 dibanding tahun lalu tak lepas dari diberikannya insentif Ppnbm dari pemerintah yang mampu menstimulus daya beli masyarakat di masa pandemi.

Potongan harga jual mobil yang berkisar belasan juta tersebut mendorong masyarakat untuk membeli mobil baru. Meski diakui masa PPKM membuat inden mobil cukup panjang karena terganggunya produksi.

“Terima kasih kepada pemerintah atas relaksasi PPnBM, karena dengan inisiatif itu industri otomotif bisa terselamatkan dan bertumbuh kembali,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi kepada pewarta di Jakarta secara daring, Kamis (19/8).

Yohannes mengatakan, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada 2020 membuat industri otomotif mencapai titik terendah, yakni pada April-Juni 2020 sebanyak 7.868 unit, 3.551 unit dan 12.623 unit secara berurutan. Sedangkan setelah relaksasi PPnBM diberlakukan pada Maret 2021, penjualan naik menjadi 80 ribu unit, mendekati titik normal sebanyak 100 unit mobil terjual dalam satu bulan.

Pameran Otomotif
Pameran otomotif Gaikindo Foto: Antara

“Setelah ada PPnBM pada Maret 2021, penjualan meningkat ke angka 80 ribu, mendekati normal 100 ribu,” tambah Nangoi.

Selama masa pandemi, pengiriman mobil dari pabrik ke dealer pada Maret 2021 sempat mengalami lonjakan berkat penerapan insentif PPnBM. Volume di bulan ketiga tahun ini mencapai 85.000 unit, mendekati level sebelum pandemi yang berada di angka 90.000 unit per bulan.

Artikel dari Hops.ID

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS