page hit counter
Enam Nama Besar yang Ditinggalkan Gareth Southgate dari Timnas Inggris Euro 2020

Enam Nama Besar yang Ditinggalkan Gareth Southgate dari Timnas Inggris Euro 2020

Gila Bola – Gareth Southgate telah mengumumkan skuad sementara bermaterikan 33 pemain untuk timnas Inggris di Euro 2020, dengan ada beberapa nama kejutan yang masuk dan beberapa nama lain yang harus tersisih dari tim.

Tentu saja dengan Premier League dianggap sebagai liga paling glamour di dunia, ada harapan besar bahwa Inggris akhirnya bisa berbicara banyak di kancah internasional, sesuatu yang jarang mereka lakukan karena baru sekali memenangi Piala Dunia 1966, sementara mereka belum pernah menjuarai Piala Eropa sekalipun.

Ekspektasi semakin besar pada skuad asuhan Gareth Southgate saat ini karena The Three Lions dianugerahi kembali dengan bakat-bakat yang luar biasa yang bisa menghiasi skuad mereka seperti kemunculan Phil Foden dan Mason Mount yang mengesankan, dan sebagai gantinya ada banyak pemain top lain yang terpaksa harus tersisih dari skuad timnas Inggris untuk Euro 2020.

Berikut kami sajikan enam nama terbesar yang absen dari skuad sementara 33 pemain timnas Inggris untuk Euro 2020 musim panas ini.

Danny Ings

Dibandingkan dengan standarnya yang tinggi, penyerang Southampton menjalani musim yang cukup kurang mengesankan, ‘hanya’ mengemas 12 gol di Premier League, saat dia cukup terganggu oleh masalah kebugaran selain performa timnya yang angin-anginan musim ini.

Bagaimanapun, Danny Ings adalah salah satu finishier paling alami yang dimiliki timnas Inggris dan dia telah menjadi pencetak gol yang cukup berguna setiap kali mendapatkan panggilan untuk tugas internasional. Sayang menonjolnya performa beberapa striker muda seperti Dominic Calvert-Lewin dan Ollie Watkins harus membuat mantan bomber Liverpool tersisih.

James Maddison

Pertengahan pertama musim ini, gelandang Leicester City tampak bahwa dia sangat layak untuk masuk ke skuad asuhan Gareth Southgate musim panas ini. James Maddison dalam performa yang bagus dan memiliki koneksi yang mengesankan dengan Jamie Vardy. Sayang dia kemudian mengalami akhir musim yang mengecewakan.

Masalah cedera membuat pemain berusia 24 tahun itu mengalami penurunan performa pada saat yang salah. Sejak terakhir kali mencetak gol di pekan ke-25 melawan Aston Villa, James Maddison tak pernah lagi menyumbang satu pun gol dan assist bagi Leicester City.

Patrick Bamford

Setelah Harry Kane, tidak ada pemain Inggris yang mencetak lebih banyak gol di Premier League musim ini selain Patrick Bamford. Striker Leeds telah membungkam keraguan banyak pihak yang meragukan kualitasnya untuk bersaing di kasta tertinggi Liga Inggris.

Di musim ini pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak 17 gol dan 8 assist bagi The Whites, namun dia sayang sekali belum pernah sekalipun mendapatkan kesempatan debut untuk membela negaranya.

Aaron wan-Bissaka

Mantan bek Crystal Palace banyak disebut-sebut sebagai bek kanan dengan kemampuan defensif terbaik, memiliki kualitas duel satu lawan satu tiada lawan, dan kelihaiannya dalam melakukan tekel yang tak tertandingi, melakukan total 88 tekel sepanjang musim.

Bahkan situs whoscored sampai menyebut Aaron wan-Bissaka sebagai bek kanan dengan rating terbaik di Premier League musim 2020/2021 ini. Hanya saja dia sampai saat ini belum mendapatkan panggilan ke timnas senior meski rajin memperkuat The Three Lions di level muda, membuatnya pernah mengganti Bendera Inggris ke Republik Kongo di profil Instagramnya karena kekecewaannya.

Eric Dier

Pahlawan Piala Dunia 2018 di Rusia, bek Tottenham harus menonton kejuaraan Eropa dari rumah tahun ini. Eric Dier belum dalam performa terbaiknya di tim Spurs yang memiliki musim cukup mengecewakan dan dia akhirnya harus membayar harga yang mahal atas penurunan performa.

Gareth Southgate umumnya sangat menyukai bek tengah berusia 27 tahun itu, baik di dalam maupun di luar lapangan, dan dia telah setia padanya di masa lalu. Namun pada akhirnya, kemunculan para talenta bek muda macam Ben Godfrey dan Ben White harus membuat Eric Dier mulai terlupakan.

Fikayo Tomori

Bek tengah ini mengambil keputusan berani untuk meninggalkan Chelsea musim panas lalu dan menuju ke AC Milan dengan status pinjaman. Itu adalah langkah berani dari Fikayo Tomori, tapi terbayar karena dia tampil luar biasa di Serie A.

AC Milan pun kini ingin mengaktifkan opsi pembelian permanen untuk bek berusia 23 tahun yang baru-baru ini mencetak gol sundulan ke gawang Juventus dengan lompatan lebih tinggi dari gol Cristiano Ronaldo ke gawang Sampdoria. Namun dia diabaikan Gareth Southgate meski secara teknik, Fikayo Tomori sebenarnya masih lebih unggul daripada para bek yang dipanggil saat ini macam Tyrone Mings dan Conor Coady yang karakternya lebih cenderung keras dan ngawur ketimbang bermain dengan seni bertahan yang baik.

sumber: Enam Nama Besar yang Ditinggalkan Gareth Southgate dari Timnas Inggris Euro 2020

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS