page hit counter
Dovizioso Tertawa saat Tardozzi Bicara soal Masa Depannya di Ducati

Dovizioso Tertawa saat Tardozzi Bicara soal Masa Depannya di Ducati

WARTAMATARAM.COM – Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso, hanya bisa tertawa saat Davide Tardozzi akan segera memutuskan masa depannya di tim asal Italia tersebut. Menurutnya, Tardozzi bukanlah orang menentukan masa depannya.

Sebelumnya, sang Manajer Umum Tim Ducati itu sempat menggertak Dovizioso bahwa setelah dua balapan di Austria, masa depan sang pembalap akan segera ditentukan. Namun, Dovizioso mencoba untuk tidak terlalu memikirkan hasil tersebut.

Ia merasa pernyataan tersebut membuat dirinya wajib untuk meraih hasil maksimal agar ia tetap dipertahankan di Ducati. Meski hal itu haruslah ia lakukan, tetapi Dovizioso mengatakan hal itu semata-mata bukan karena untuk menentukan masa depan.

Terlebih, Dovizioso merasa masa depannya bukan ditentukan oleh Tardozzi. Pembalap berusia 34 tahun itu merasa heran mendengar pernyataan tersebut dan mencoba santai untuk menyikapi pernyataan dari Tardozzi.

Baca juga Ducati Tentukan Nasib Dovizioso Usai Jalani 2 Balapan di Austria

“Soal itu, saya tertawa karena sepertinya Tardozzi adalah orang yang akan memutuskan masa depan saya, tetapi nyatanya tidak seperti itu,” ungkap Dovizioso, mengutip dari Crash, Sabtu (15/8/2020).

“Itu lucu karena kami selalu bertengkar, tertawa bersama dalam banyak hal karena karakternya sangat aneh, sangat gila, tapi itu lucu,” tambahnya.

“Tardozzi berada di tengah-tengah segalanya, tetapi ia bukan orang yang akan mengambil keputusan itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Dovizioso justru memiliki keyakinan untuk tampil baik di MotoGP Austria. Terlepas hal itu akan menentukan masa depannya atau tidak, ia percaya akan meraih hasil yang positif pada seri keempat MotoGP 2020 tersebut.

“Trek ini juga membantu saya di sini karena pengereman lurus kurang lebih di mana-mana. Saya bisa konsisten serta memiliki kecepatan yang baik. Yang pasti saya memiliki peluang besar untuk menjadi penantang (kemenangan),” lanjutnya.

“Di trek ini, pesaing kami menjadi sedikit lebih kuat dengan akselerasi dibandingkan sebelumnya. Saya pikir balapan tidak hanya akan dikuasai dua atau tiga pembalap seperti di masa lalu. Tapi bagaimanapun saya ada di sana. Kami punya kesempatan,” pungkasnya.

Okezone

CATEGORIES
Share This