page hit counter

Dorong Peran Santri KLU dalam Pembangunan

TANJUNG-Ribuan santri dari 31 pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) memadati Lapangan Tanjung. Mereka berkumpul memperingati Hari Santri Nasional,  (22/10).

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu menuturkan, peringatan Hari Santri tersebut menambah semangat dan tekad membangun. Dari tahun ke tahun ponpes di KLU terus melahirkan banyak santri berkualitas.

”Ini membuktikan minat terhadap keberadaan pondok pesantren semakin bertambah besar,” ujar dia.

Pascagempa dan pandemi Covid-19 yang melumpuhkan perekonomian, santri dituntut berperan membangun kembali daerah. Dirinya meminta agar komitmen ini tetap dijaga.

”Saya sangat bersyukur perhatian masyarakat terhadap keberadaan ponpes ini luar biasa,” sambung dia.

Djohan juga mengapresiasi perkembangan ponpes di KLU. Hal ini adalah bukti nyata terhadap pembangunan daerah.

Tak lupa, ketua DPC PKB KLU ini menganjurkan penerapan protokol kesehatan di ponpes terus ditegakkan. Hal ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

”Kita berharap agar santri memberikan peran yang lebih,”tandas dia.

Ketua GP Ansor KLU Nasrudin mengatakan, sejak lama santri terlibat dalam membangun negeri. Bahkan juta kala memerdekakan bangsa ini dari penjajahan. Semangat santri adalah untuk membangun negara sekaligus garda terdepan menjaga NKRI.

”Harapan saya pada pemerintah, agar mendukung apa pun kegiatan untuk memajukan ilmu pendidikan,” ujar ketua Dewan Pengarah Hari Santri tersebut.

Dalam peringatan Hari Santri Nasional kali ini, 1.500 santri memadati Lapangan Tanjung.

”Ada sekitar 1.200 dari NU dan yang lainnya 300 orang,” pungkas dia. (fer/r9)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS