page hit counter

DKI Percepat Dosis Kedua Vaksin Covid-19 demi Ciptakan Herd Immunity

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mempercepat pemberian dosis kedua vaksin Covid-19 untuk mempercepat pencapaian kekebalan komunal (herd immunity) secara penuh di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam sebuah wawancara virtual, di Jakarta, Sabtu, (31/7/2021) mengatakan, percepatan dosis kedua yang saat ini sudah diberikan sebanyak 2,5 juta dosis, adalah untuk menciptakan kekebalan komunal secara penuh. 

“Ya, kalau memang akhir Agustus sudah selesai (vaksinasi dosis pertama), tentu kami juga akan mengejar dosis dua. Di DKI, dosis satu sudah mencapai 7,4 juta dari yang ditargetkan 8,5 juta warga Jakarta. Jadi harusnya, secara umum paling tidak orang dewasa sudah hampir seluruhnya dapat vaksin,” kata Riza.

Baca juga: Update Covid-19 DKI Jakarta: Kasus Aktif Menurun Drastis, Tingkat Kesembuhan 96,3%

Meski demikian, Riza mengatakan setelah dilakukan vaksinasi secara penuh, pihaknya akan memikirkan untuk melakukan pelonggaran kegiatan di Jakarta dengan melihat data perkembangan yang ada.

“Terkait apakah setelah itu (vaksinasi dosis satu rampung) ada pelonggaran, tentu syarat pelonggaran ada ketentuannya. Kita lihat nanti jumlah kasus aktifnya, penyebarannya, dan sebagainya. Angka kematian, angka kesembuhan dan berbagai faskes (fasilitas kesehatan) yang ada,” ujar Riza.

Riza menyebutkan bahwa pelonggaran itu akan dilaksanakan secara bertahap dengan syarat warga DKI Jakarta sudah divaksinasi dan memiliki kekebalan terhadap virus corona yang cukup.

Baca juga: Anies Minta Warganya Tak Menghindari Vaksin Covid-19

“Tentu, kita berharap kalau semuanya sudah divaksin kekebalan cukup baik, tentu semua berharap pelonggaran dimulai bertahap. Kita berdoa saja semua segera selesai dan kasusnya menurun dan ke depan, pelonggaran semakin dibuka, sehingga berbagai aktivitas bisa diberlakukan seperti sedia kala,” ucap dia.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyatakan diri telah mencapai target vaksinasi sebesar 7,5 juta orang untuk dosis pertama sebelum Agustus 2021 sesuai target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS