page hit counter
Dinamika Dan Perilaku Ekonomi Masyarakat Nusa Tenggara Barat Dalam Terpaan Pandemi Covid 19

Dinamika Dan Perilaku Ekonomi Masyarakat Nusa Tenggara Barat Dalam Terpaan Pandemi Covid 19

Pandemi covid 19 yang masih saat ini menerpa dunia membuat kepala negara, presiden, raja kerajaan harus memutar kepala memikirkan bagaimana solusi yang harus ditempuh dalam menormalkan kehidupan manusia, khususnya dalam perekonomian suatu negara. Tidak hanya kepala negara kepala daerah pun menjadi bingung dengan adanya covid 19 normalisasi kehidupan khususnya sektor ekonomi yang menjadi penunjang kehidupan masyarakat ditengah meningkatnya jumlah kasus positif  covid 19 saat ini.

Covid 19 membuat para pelaku ekonomi menjadi terpuruk dengan dampak yang diberikan hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah melakukan pembatasan sosial (social Distancing) serta menjauhi kerumunan seperti ibu sahnun yang menjual kain tenun dan hasil kerajinan tangan lainya harus terpaksa belajar menggunakan smartphone memasarkan produknya melalui aplikasi marketplace. Artinya pada saat pandemi covid 19 ini sebagian masyarakat nusa tenggara barat  sebagai pelaku ekonomi harus lebih kreatif dalam memasarkan produk seperti melalui media online, marketplace serta platform berbasis aplikasi lainnya.

Perubahan yang signifikan yang dirasakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat memberikan dampak ekonomi yang jatuh bagi kalangan pelaku ekonomi. Akibat nya banyak dari pelaku ekonomi yang terpaksa gulung tikar dan memilih menjadi tenaga kerja di negara tetangga.

Perilaku konsumen di Lombok Timur misalnya saat ini menjadi berubah banyak yang melakukan transaksi melalui akun e-wallet yaitu aplikasi yang menawarkan pembayaran secara non tunai atau cashless. Pada saat pandemi covid 19 ini jumlah pengguna aplikasi marketplace seperti shopee, tokopedia,lazada serta aplikasi lainnya meningkat dengan rata-rata lebih dari 200 persen(ekonomi.bisnis.com). Perilaku konsumen yang membeli barang melalui media online marketplace seperti memesan makanan, barang, baju hal ini mengubah pola konsumsi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kematangan teknologi pada saat covid 19 tidak bisa dihindari oleh masyarakat, karena dengan menggunakan teknologi semua transaksi ekonomi dapat mudah dilakukan serta dapat menekan angka penularan covid 19.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS