page hit counter

Dijual Mulai 18 Oktober, Harga Tiket WSBK Mandalika Sekitar Rp 1,3 Juta

MATARAM-Teka-teki mengenai harga tiket Word Superbike (WSBK) Mandalika mulai terungkap saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit, kemarin (14/10). Kedatangan Airlangga untuk memastikan semua persiapan jelang WSBK sudah beres.

“Untuk WSBK 19-21 November, sirkuit sudah bisa digunakan dan fasilitas pendukung sedang kami kejar,” jelas Direktur PT ITDC Abdulbar M Mansoer menjelaskan ke Menteri Airlangga.

Pembangunan pit building, tribun penonton serta beberapa fasilitas lainnya dikebut untuk menyiapkan event terdekat. Sebagai awal rangkaian balap di Pertamina Mandalika International Street Circuit akan menjadi house Asia Talent Cup untuk pembalap muda yang telah diseleksi oleh Dorna. Ada empat pembalap asal Indonesia yang akan ikut perhelatan ini.

Baru sepekan setelah event ini, dilanjutkan dengan gelaran WSBK. Ditanya mengenai harga tiket, Abdulbar mengaku belum tahu pasti harga tiket. Ia hanya mengatakan launching penjualan tiket akan dilaksanakan 18 Oktober mendatang. “Kalau harga tiket WSBK masih belum pasti. Karena khawatirnya nanti bisa berubah. Kita tunggu 18 Oktober,” katanya.

Namun khusus untuk pegelaran Asia Talent Cup, ia mengatakan panitia menyiapkan setidaknya 10.000 tiket gratis bagi warga. Dari total 25.000 kapasitas yang disiapkan untuk penonton ajang ini. Sementara untuk normal harga tiket Asia Talent Cup ini kisaran Rp 150-350 ribu. “Nanti teknisnya akan kami kerja samakan dengan pihak Bank NTB,” jelasnya.

Sementara Gubernur NTB Zulkiflimansyah mengaku hasil koordinasi dengan pihak MGPA kisaran harga tiket WSBK berada di kisaran Rp 1 juta lebih. “Setahu saya lebih dari Rp 1 juta. Kalau nggak salah Rp 1,3 juta,” jelasnya.

Harga ini memang terbilang cukup tinggi, dikarenakan jumlah penonton yang dibatasi hanya 25.000 orang. Padahal, asumsi awal penonton minimal 50.000 atau paling tidak 30.000 orang. “Kalau penonton lebih banyak, tiket bisa lebih murah. Tapi karena lebih sedikit makanya lebih mahal. Tapi informasi harga ini masih belum resmi,” ucap Zul.

Harga tiket ini juga mengacu perhelatan WSBK di luar negeri. Dimana harga tiket WSBK untuk tiga putaran atau tiga hari kisaran USD 100 dollar. Sehingga harganya jika di rupiahkan sekitar Rp 1,4 juta. Namun tidak menutup kemungkinan pihak MGPA dan FIM akan menyesuaikan harga tiket kembali saat dibuka 18 Oktober nanti.

Informasi dari pihak penyelenggara, pembelian tiket hanya satu kali dilakukan untuk menyaksikan tiga hari perhelatan WSBK. Apakah ada harga khusus bagi penonton domestik khususnya yang berasal dari Pulau Lombok? Pihak ITDC maupun Gubernur belum bisa memastikan. “Mudah-mudahan  saja kita harapkan,” harap Gubernur.

Sementara Menko Airlangga yang telah mengelilingi sirkuit sepanjang 4,3 kilometer merasa takjub. Ia menilai lintasan dengan 17 tikungan ini menyajikan pemandangan yang indah. “Khususnya di tikungan 10 yang dekat dengan pantai. Sirkuitnya luar biasa dan pemandangannya sangat indah,” pujinya.

Mandalika dikatakannya sebagai project terbesar setelah nusa dua. Namun kawasan Mandalika menurutnya lebih komplit dan terintegrasi. Didukung oleh fasilitas transportasi seperti Bandara hingga Pelabuhan.

Namun menjelang WSBK, Airlangga yang menjadi koordinator PPKM di luar Jawa dan Bali ini meminta seuruh gelaran acara WSBK diselenggarakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Jumlah penonton akan dibatasi maksimal 25 ribu orang dengan syarat telah menjalani vaksin dosis lengkap atau minimal dua kali.

Kru dan tim yang terlibat dalam WSBK pun diharuskan menjalankan karantina terlebih dahulu saat masuk ke Indonesia. Pada saat acara seluruh peserta (Pembalap, Crew, Mekanik, Official, Media, dan Konsultan) hanya diperbolehkan beraktivitas di venue latihan atau pertandingan sesuai dengan lokasi yang ditentukan.

Untuk melengkapi kesemua hal tersebut, akan dibentuk Satgas Protokol Kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis.

Sebagai bentuk nyata dampak langsung terhadap masyarakat maupun UMKM di sekitar Mandalika, diusulkan system bundling tiket penonton WSBK dengan paket wisata lokal dan merchandise produksi UMKM setempat. Di sekitar lokasi sirkuit juga telah direncanakan kegiatan pendamping berupa penyediaan lokasi bazar UMKM, pameran produk, festival kuliner, pertunjukan musik dalam skala kecil, dan pameran komunitas sebagai acara

“Tentunya gelaran ini diharapkan mendatangkan semakin banyak wisatawan lokal dan internasional, serta menarik devisa untuk negara. Di saat yang bersamaan juga menggeliatkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Lombok, karena potensi ekonomi (multiplier effect) diperkirakan mencapai Rp500 miliar per tahun (event balap),” ujar Menko Airlangga. (ton)

 

 

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS