page hit counter
Di KLU, Nanang Samodra Soroti Perlunya Perbaikan Data

Di KLU, Nanang Samodra Soroti Perlunya Perbaikan Data

TANJUNG-Anggota Komisi VIII DPR RI H Nanang Samodra melakukan kunjungan kerja (Kunker) bersama tim Kementerian Sosial di Kabupaten Lombok Utara (KLU), (29/6). Kunker tersebut untuk mengevaluasi program jaminan sosial korban gempa 2018 lalu.

Nanang menuturkan, dirinya sudah sering berkunjung ke KLU khususnya Desa Sukadana Kecamatan Bayan. Bahkan dirinya pernah didemo masyarakat desa tersebut perihal kejelasan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan RTG.

”Makanya ini yang perlu kita pahami kondisi-kondisi di sini,” ujar dia.

Saat itu, dia sengaja datang ke KLU tidak melalui jalur pemerintah. Sebab dirinya tidak ingin diperlihatkan kondisi yang baik saja. Menurutnya, sistem pendataan yang perlu diperbaiki lagi.

”Jadi di sana masih banyak yang sudah menikah tapi masih menggunakan KK orang tuanya dan lainnya,” beber dia.

Nanang mengatakan, soal Jadup Tahap II untuk KLU sebanyak 75.554 KK dengan jumlah 342.572 jiwa. Sudah menjadi tugasnya untuk memperjuangkan agar semua bisa tuntas. Sebab itu data penerima Jadup ini harus lengkap.

”Dinsos dan DPRD kalau ke Jakarta mampir di Komisi VIII, bila perlu saya damping,” harap dia.

Turut disoroti, banyak temuan BPK soal dana Kemensos yang mengendap di sana. ”Soal jaminan hidup ini, tolong bisa ditelusuri kembali. Supaya siapa yang menerimanya adalah yang berhak,” tandas dia.

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengatakan, ikhtiar terus dilakukan. Dirinya menyambut baik niat Nanang Samodra untuk menemani daerah mengupayakan itu.

”Makanya kita harapkan kepada kepala Dinsos dan Komisi III agar ke Jakarta. Bisa ketemu di sana dan apa yang kita inginkan segera tercapai,” ujar dia.

Pandemi membuat ekonomi masyarakat menurun, sehingga mengharapkan bantuan Jadup tersebut. Ia berharap kehadiran DPR RI dan tim Kemensos di KLU dapat membantu.

”Begitu juga uang yang Rp 117 miliar untuk RTG kapan dibukanya, karena waktu hampir habis. Jadi saya katakan, ikhtiar tetap kita lakukan,” tegas dia.

Ketua Komisi III DPRD Lombok Utara Artadi mengatakan dalam waktu dekat akan berkunjung ke Komisi VIII DPR RI.

”Memang RTG dan Jadup ini menjadi hal yang ditunggu masyarakat,” kata dia.

Ia menuturkan, Dinas Sosial kembali dimintai data oleh pusat. Hal ini terus menjadi persoalan setiap tahunnya. Dia khawatir nantinya ketika data sudah ada, namun dananya justru tidak ada.

”Tentu ini menjadi masalah juga. Makanya kita akan segera berkunjung ke Komisi VIII agar mendampingi untuk memastikan itu,” pungkas politisi Gerindra itu. (fer/r9)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS