counter hit make

Dana BOS Akan Digunakan Untuk Membayar Gaji Guru Honorer

Berita Mataram – Dampak dari pandemi virus corona mengakibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat menghentikan segala kegiatan pendidikan termasuk kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini berpengaruh pada kegiatan yang ada di sekolah, termasuk para guru dan juga guru honorer harus melakukan kegiatan belajar dan mengajar dari rumah.

Terkait dengan gaji/honor, Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTB H. Aidy Furqan mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membayar gaji guru honorer atau guru non aparatur sipil negara (ASN). Hal ini sesuai dengan pedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 19 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah reguler.⁣

Jumlah maksimal besaran honor yang akan diberikan akan disesuaikan dengan jumlah jasa jam mengajar (JJM) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Setiap guru wajib membuat laporan mengenai progress pelaksanaan pembelajaran baik melalui media online atau dalam bentuk layanan pembelajaran lainnya.

Besaran honor yang akan diterima oleh guru non ASN tersebut sesuai dengan progress kegiatan belajar mengajarnya, sementara itu, bagi guru yang tidak memiliki progress dalam kegiatan belajar mengajar selama pandemi Covid-19 ini maka guru tersebut tidak berhak mendapatkan bayaran / honor dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB melalui dana BOS tersebut.