page hit counter
Counterpoint: Vivo Taklukkan Pasar Cina di Q2-2021

Counterpoint: Vivo Taklukkan Pasar Cina di Q2-2021

Jakarta, Wartamataram.com – Counterpoint Research melaporkan Vivo naik ke posisi teratas di pasar Cina pada bulan April untuk periode kuartal pertama 2021 dan berlanjut ke kuartal kedua. Sekarang, seorang analis dari perusahaan memposting paparan menarik tentang bagaimana Vivo (dan Oppo) berhasil tumbuh begitu besar.

Raihan itu dimulai seiring jatuhnya Huawei. Sementara Honor yang sekarang independen berhasil dengan baik dalam merebut kembali beberapa pangsa pasar yang hilang.

Harga adalah faktor besar, jelas analis. Vivo mengatur penawarannya dengan rapi. Mulai dari seri Y mencakup pasar sub CNY 2.000 (~Rp4 jutaan), seri S beroperasi di kisaran CNY 2.000-3.500 (Rp4-7 juta) dan seri X berfokus pada pasar di atas CNY 3.500 (Rp7 jutaan).

Ponsel Vivo X60 contohnya, berhasil meningkatkan profil perusahaan, model yang lebih murah juga menorehkan penjual yang kuat. Seri Y menyumbang setengah dari segmen pasar CNY 2.000 (~Rp4 jutaan) di China.

Perusahaan bahkan memiliki ponsel 5G dengan harga CNY 1.300 (~Rp2,9 juta). Itu adalah prestasi yang mengesankan saat ini dimana krisis chip melanda, yang menyebabkan pembuat chip meningkatkan biaya. Namun, perusahaan induk BBK telah membangun rantai pasokan yang kuat, yang memungkinkan anak perusahaannya menekan biaya.

Vivo juga fokus pada distribusi offline yang masih cukup populer di beberapa wilayah China. Oppo dan Vivo bersama-sama mengendalikan sekitar 70% pasar offline. Sub-brand iQoo sebaliknya, mengejar distribusi online dan mendapatkan perhatian pembeli Generasi Z.

Maka dari itu iQoo telah mensponsori Honor of Kings King Pro League (KPL), yang merupakan kompetisi esports premier di China. Sementara Vivo adalah sponsor resmi EURO 2020 (juga ikut dalam kejuaraan 2024).

The post Counterpoint: Vivo Taklukkan Pasar Cina di Q2-2021 appeared first on Wartamataram.com.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS