counter hit make

Cegah Kerumunan, Orang Tua Diminta Tepat Waktu Jemput Anak Sekolah

MATARAM-Proses antar dan jemput siswa menjadi evaluasi pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dilaksanakan di Kota Mataram. “Kita sudah minta agar orang tua yang antar dan jemput anaknya jangan ngaret! Harus tepat waktu agar menghindari kerumunan,” kata Kepala SMPN 6 Mataram Azizudin pada Lombok Post, kemarin(6/8).

Pantauan Koran ini, di pintu gerbang sekolah di Jalan Udayana berjaga-jaga satpam dan guru. Sementara di dalam sekolah terlihat sejumlah siswa duduk berjajar menunggu jemputan.

“Siswa tidak boleh keluar sekolah sebelum ada jemputan,” tutur Aziz.

Diutarakan, siswa yang boleh pulang langsung adalah siswa yang menggunakan sepeda ke sekolah dan siswa yang jalan kaki dari rumah ke sekolah. Sedangkan siswa yang dijemput orang tuanya tidak boleh keluar halaman sekolah sebelum orang tuanya datang menjemput.

“Kalau ada orang tua yang datang, baru guru akan memanggil siswa,” ucapnya.

Azis sudah meminta guru yang mengajar agar menginformasikan kepada siswa agar menelepon orang tuanya untuk menjemput sebelum pembelajaran usai. Karena banyak siswa menunggu cukup lama orang tuanya datang. “Alhamdulillah selama PTM tidak ada kendala, hanya pada penjemputan yang kurang,” ujarnya.

Dia berharap orang tua yang antar dan jemput anaknya ke sekolah datang tepat waktu. Jangan sampai ada kerumunan. “Kita minta orang tua nunggu di Taman Udayana. Karena tidak boleh ada kerumunan di jalan,” urainya.

Dikatakan Aziz, sejauh ini semua guru menjalankan tugas dengan baik. Begitu juga dengan protokol kesehatan sudah diterapkan. “Tempat cuci tangan kita siapkan di depan kelas,” ujarnya.

Pengawas SMP Kota Mataram Cahyo Wirawan mengatakan, PTM di Kota Mataram berjalan dengan baik. Dimana, guru sudah menyampaikan materi sesuai dengan ketentuan.

Tak hanya itu, guru dan siswa juga melakukan tanya jawab dengan meteri yang diberikan. “Kalau ada tanya jawab berarti PTM sudah bagus,” ucapnya.

Menurutnya, PTM sekarang ini  berbeda dengan sebelumnya. Baik itu dari jumlah siswa maupun jam pembelajarannya. Kendati demikian PTM sudah cukup baik diterapkan di sekolah. (jay/r3)

 

Source: Lombok Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *