page hit counter

Catat! Perkantoran di Jakarta yang Langgar WFO 50 Persen Kena Sanksi!

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta akan menjatuhkan sanksi bagi perkantoran di Jakarta yang melanggar aturan kapasitas maksimal bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

 (Baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Bulan Februari, Luhut: WFO Tidak Perlu 100 Persen)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta satuan tugas (satgas) untuk melakukan pengetatan dan penegakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

 (Baca juga: Omicron Mengganas! Level PPKM Akan Berubah Setiap Minggu)

“Semua ada sanksi, tentu kami minta juga satgas untuk terus meningkatkan pengetatan, penegakan dan pemberian sanksi kepada semua unit-unit kegiatan apakah perkantoran, mall, pasar, ya tempat-tempat umum lainnya, termasuk tempat pariwisata apabila didapati melanggar diberi sanksi ya,” ujar pria yang biasa disapa Ariza ini di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2022).

Diketahui, Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2 di Jakarta diperpanjang hingga 24 Januari 2022 mendatang. Sejumlah aturan diperketat, termasuk aturan WHO, yakni kapasitas maksimal 50 persen.

Adapun aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 3 Tahun 2022 tentang perpanjangan PPKM di wilayah Jawa dan Bali. Dalam diktum kelima disebutkan, pelaksanaan kegiatan sektor non esensial diberlakukan maksimal 50 persen WFO.

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS