page hit counter

BPBD DKI: Genangan di Jakarta Bisa Surut Kurang dari 6 Jam Meski Hujan Ekstrem

JAKARTA – Pemprov DKI secara siaga dan tanggap mengantisipasi hujan ekstrem dan peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum (banjir rob) untuk meminimalkan terjadinya dampak genangan.

Seluruh jajaran Pemprov DKI saling berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mengatasi titik-titik tergenang akibat hujan ekstrem dan banjir rob pada Selasa – Kamis (18 – 20 Januari 2021) di wilayah DKI Jakarta.

Pemprov DKI juga membantu warga terdampak dengan mendistribusikan bantuan logistik, seperti makanan, perlengkapan bayi, selimut, obat-obatan, masker, hand sanitizer, dan lain-lainnya.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto menyampaikan, seluruh petugas di lapangan seperti petugas Penanganan Prasarana & Sarana Umum (PPSU), kelurahan setempat, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Satpol PP, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) bergerak cepat menangani titik-titik tergenang.

“Sebagian titik tergenang mampu surut dalam waktu kurang dari 6 jam meski curah hujan ekstrem pada 18 Januari 2022. Namun, kembali turun hujan ekstrem pada 19 Januari menyebabkan kembali terjadinya genangan. Genangan akibat hujan ekstrem pada 18 Januari 2021 mampu ditangani dengan cepat, kurang dari 6 jam, tetapi kembali turun hujan lebat pada 19 Januri 2022,” kata Sabdo di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Sabdo menambahkan, BPBD juga bergerak cepat dalam mengevakuasi warga terdampak dengan menyiapkan tempat pengungsian dan terus mendistribusikan bantuan logistik untuk para pengungsi.

Source: RCTI+

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS