page hit counter

Warta Mataram -Gempabumi magnitudo 6,1 di jarak 39 km Tenggara Melonguane, Sulawesi Utara, dijelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dapat menimbulkan kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Bidang Mitigasi gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam diskusi virtual Polemik pada Sabtu (22/1).

“Jadi ini adalah gempa yang terbaru pukul 9.26 WIB, mencapai magnitudo 6,1 dengan kedalaman dangkal, maka ada potensi kerusakan,” ujar Daryono.

Daryono menerangkan, kerusakan dimungkinkan timbul lantaran ada daerah di Melonguane bagian selatan yang berwarna merah.

“Itu bisa dideskripsikan sebagai gempa yang menimbulkan kerusakan,” imbuhnya.

Namun hingga saat ini, Daryono belum bisa mengungkap kerusakan yang ditimbulkan gempabumi di Melonguane yang memiliki kedalaman hingga 12 km.

“Belum ada (Informasi kerusakan). Karena kantornya (BMKG) ada di Ternate, sekarang sedang komunikasi dengan Melonguane. Ini masih akan kita update lagi terkait dengan parameternya,” tandas Daryono. (RMOL)
CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS