page hit counter
Biadab! Oknum Polantas Ini Perkosa Gadis SMP Karena Tak Pakai Helm

Biadab! Oknum Polantas Ini Perkosa Gadis SMP Karena Tak Pakai Helm

Wartamataram.com – Seorang oknum anggota Polisi Lalu Lintas Polresta Pontianak telah mencoreng citra Kepolisian. Bagaimana tidak, apa yang dilakukan oleh Oknum Polantas bernama Brigadir DW ini sungguh tidak mencerminkan sebagai seorang polisi yang melindungi masyarakat. Ia melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang gadis SMP lantaran gadis tersebut tidak mengenakan helm.

Pemerkosaan tersebut terjadi lantaran si gadis berinisial SW (15 tahun) melakukan pelanggaran lalu lintas yaitu tidak mengenakan helm. Sebagai ganti tilang, Oknum Polisi tersebut kemudian melakukan tindakan tidak senonoh terhadap gadis SMP tersebut. Kejadian itu terjadi pada Selasa, 15 September 2020 di sebuah hotel di Kota Pontianak.

Kejadian bermula saat korban SW mengendarai sepeda motor bersama temannya berinisial YF. Kedua gadis SMP ini melintasi Jalan Sultan Hamid dekat Simpang Garuda, Kota Pontianak tanpa mengenakan helm ganda. Mengetahui hal tersebut DW kemudian menghentikan kedua gadis tersebut untuk melakukan tilang. Karena keduanya menolak, akhirnya DW pun menyuruh YF pulang dan mengajak SW ke sebuah hotel.

DW kemudian memesan kamar dan terjadilah hal tak senonoh tersebut. SW diperkosa di kamar hotel tersebut oleh DW yang kemudian ditinggal begitu saja. SW pun ditemukan oleh temannya yaitu YF di kamar hotel tersebut. Atas kejadian tersebut korban ditemani oleh orang tuanya melaporkan DW ke SPKT Polresta Pontianak Kota.

Atas kejadian ini, Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin mengatakan bahwa DW telah melakukan pelanggaran disiplin, karena yang bersangkutan bukanlah petugas lapangan, namun saat kejadian dilaporkan, ia sedang berada di lapangan. Selain itu DW juga telah mencoreng citra Kepolisian dengan melakukan tindakan asusila tersebut.

Pihak Kepolisian sedang mendalami kasus ini dan saat ini Brigadir DY sedang diamankan oleh anggota Propam Polresta Pontianak Kota. Apabila terbukti, maka pihak kepolisian akan melakukan pemecatan terhadap oknum polantas tersebut.

CATEGORIES
TAGS
Share This