page hit counter
Batasi Mobilitas Warga, Pemkab Lotim Tutup Semua Destinasi Wisata

Batasi Mobilitas Warga, Pemkab Lotim Tutup Semua Destinasi Wisata

SELONG-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan menutup sementara destinasi wisata mulai 20-23 Mei mendatang. Kebijakan tersebut dikeluarkan Bupati Lotim HM Sukiman Azmy melalui surat edaran penutupan destinasi wisata, Selasa (18/5).

“Selain sosialisasi, tim satgas juga akan melakukan penyekatan dan pemantauan langsung di seluruh objek wisata,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik.

Keputusan tersebut dilakukan berdasarkan arahan Presiden Jokowi kepada seluruh daerah agar dapat menekan mobilitas warga selama liburan pascalebaran Idul Fitri 1442 H. Menurut Taofik, surat edaran disebarkan kepada seluruh pemerintah kecamatan dan desa untuk segera dapat disosialisasikan.

Kepala Dinas Pariwisata Lotim H Mugni mengatakan, penutupan total tersebut tentu merugikan pelaku usaha pariwisata. Karena seharusnya lebaran topat adalah musim panen bagi objek wisata di seluruh destinasi yang ada.

“Namun mau bagaimana lagi, inilah kondisi kita di tengah pandemi,” ujar Mugni.

Selain pelaku usaha pariwisata, panen penghasilan juga sebenarnya diharapkan untuk dapat mencapai target PAD. Kata Mugni, dalam empat hari saja, pihaknya sudah mendapat Rp 30 juta dari wisata pemandian Joben. Belum lagi beberapa pantai yang dikelola. Rata-rata mendapat Rp 1 juta sampai Rp 2,5 juta dalam sehari. “Hasil ini pun sudah dalam kondisi adanya pembatasan pengunjung,” jelas dia.

Adapun mengenai teknis penutupan di lapangan, Mugni menerangkan hal itu sudah ia sosialisasikan kepada seluruh pokdarwis. Menurutnya, yang harus aktif menjalankan penutupan ini adalah pemerintah desa. Terutama bagaimana memberikan pemahaman atas situasi yang terjadi sehingga kebijakan pemerintah melarang orang berwisata dikeluarkan. (tih/r5)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS