page hit counter
Batas Jam Malam Dagangan Cilok Belum Laku, Ini yang Dilakukan Polres Lombok Barat

Batas Jam Malam Dagangan Cilok Belum Laku, Ini yang Dilakukan Polres Lombok Barat

Warta Mataram – Pemberlakuan jam malam selama masa PPKM sungguh menyulitkan masyarakat, terutama para pedagang kecil. Banyak yang mengeluh akibat kebijakan tersebut karena dagangan mereka menjadi kurang laku dan dibatasi masa berdagangnya.

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah seorang pria paruh baya yang kesehariannya berjualan bakso cilok. Hingga batas pemberlakuan jam malam tiba yakni pukul 22:00 WITA, dagangannya belum laku. Karena dagangannya masih banyak, pria tersebut masih mangkal menunggu dagangannya sehingga ditegur oleh petugas dari Polres Lombok Barat yang sedang melakukan patroli.

Seperti dilansir dari Tribratanews Polda NTB, pria paruh baya tersebut hanya terlihat pasrah saat dihampiri oleh petugas lalu memberikan himbauan tentang penerapan prokes dan pemberlakuan jam operasional malam. Melihat dagangannya masih banyak, Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Iptu I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K, berinisiatif memborong bakso cilok dagangan pria tersebut.

“Saat kami hampiri, waktu sudah menunjukan hampir pukul 22.00 wita, namun dagangannya masih banyak tersisa,” kata Kasat Reskrim. Tindakannya murni inisiatif untuk meringankan beban pedagang kecil yang terkena dampak akibat pemberlakuan jam malam tersebut.

Polres Lobar sendiri melakukan patroli Blue Light gabungan guna memastikan situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat tetap kondusif serta selalu menerapkan prokes dan juga mematuhi jam operasional malam. Pihak Polres Lobar tetap mengedepankan cara-cara humanis kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyaluran bantuan sembako di berbagai lokasi yang menyasar pedagang kecil terdampak Covid-19.

Foto: Tribratanews Polda NTB

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS