page hit counter

Angka Kunjungan LEM Makin Meningkat

MATARAM-Kelonggaran PPKM Level 2 memberi nafas bagi pusat perbelanjaan menggulirkan kembali roda bisnisnya. Manajemen Lombok Epicentrum Mall (LEM) mencatat, kenaikan kunjungan dari hari ke hari. Lebih baik dibanding kunjungan sepanjang masa pemberlakuan PPKM level 4 dan 3.

Seluruh tenant pun telah sepenuhnya beroperasi dengan jam operasional normal, mulai 10 pagi hingga 10 malam. Pihak LEM juga senantiasa memantau prokes setiap saat. ”Naik, otomatis LEM bisa turut menggerakkan ekonomi yg sempat turun sejak pandemi,” kata Marketing Manager LEM Evalina M Siregar, (3/10).

Rekreasi keluarga menjadi hal paling dibutuhkan masyarakat di tengah keterbatasan mobilitas. LEM pun hadir menjadi solusi kebutuhan belanja maupun refreshing. ”Daripada orang traveling ke luar kota dengan biaya yang lebih besar, lebih baik ke mall agar dapat terhibur sedikit,” ujarnya.

Meski demikian, LEM tetap akan mendukung seluruh kegiatan pemerintah yang terkait upaya menekan penyebaran Virus Korona. Misal, melalui pengadaan vaksinasi massal yang sudah dilakukan beberapa kali di sana. ”Ini bukan untuk mall saja tapi seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengapresiasi pemerintah yang sudah memperbolehkan beragam kegiatan dengan prokes ketat. Penyelenggara juga diwajibkan melampirkan surat izin. Seiring angka kunjungan yang membaik, sederet kegiatan disiapkannya. Mulai dari program Saletember Ceria yang memberikan aneka voucher cashback bulan lalu. Terbaru, kegiatan bazar UMKM melalui Iwapi Trade Fair. bertepatan ulang tahun LEM yang keenam, ada juga voucher belanja masing-masing Rp 1 juta untuk enam orang pemenang terpilih. Syaratnya dengan belanja terbanyak sepanjang periode 6-28 Oktober.

Serta perayaan lainnya dengan berbagi kuliner pada anak yatim mulai 18 Oktober mendatang. ”Temanya ultah LEM, stronger together,” imbuh Eva.

Seorang pengunjung LEM Abdul Faris mengatakan, pihaknya amat senang aneka kegiatan kembali digelar di LEM. Ini penting, disaat mobilitas ke luar kota terbatas, LEM bisa menjadi solusi. Belum lagi sederet diskon di tenant dan pemilik bazar makin menggairahkan minatnya untuk berbelanja. ”Kami senang bisa kembali jalan-jalan menyenangkan meski hanya di dalam kota saja,” ujar lelaki dua anak tersebut. (eka/r9)

Source: Lombok Post

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS