counter hit make

Aksi ustaz perkosa belasan santriwati selama 5 tahun, tubuh korban hingga gemetar

Ustz HW pengajar yang perkosa belasan santriwati. Foto: Istimewa

Seorang ustaz sekaligus pengajar di pondok pesantren, berinisial HW dikabarkan perkosa belasan santriwati selama 5 tahun hingga korban hamil.

Adapun kasus tersebut terungkap berawal dari gelagat salah satu korban yang tidak seperti biasanya.

Ilustrasi santriwati. Foto: Tribun
Ilustrasi santriwati. Foto: Tribun

Paman dari salah satu korban, Hikmat Dijaya menjelaskan kisah sepupunya itu saat hari raya Idul Fitri kemarin pulang kampung.

Saat pulang ke rumah, ibu dari korban melihat gelagat aneh dari anaknya.

“Itu kan sepupu saya waktu Lebaran kemarin pulang, bibi itu akan melihat kelainan anaknya sendiri tau lah yang namanya anak kesayangan dan satu-satunya ada perubahan,” kata Hikmat, menyitat detikcom pada Kamis, 9 Desember 2021.

Tubuh korban gemetar ketakutan

Hikmat menjelaskan, keponakannya itu secara tiba-tiba menjadi pendiam saat pulang kampung. Bahkan beberapa kali enggan makan, terus menangis, hingga tubuhnya gemetar.

Walhasil dia pun mencoba mendekati ponakannya tersebut untuk mendapat jawaban di balik perubahan sikapnya.

“Ya ditanya anaknya itu langsung nggak makan, nangis, takut dan menggigil takut gitu. Makanya, selepas Lebaran itu manggil lah saya ke rumah meminta tolong untuk dikorek lebih dalam,” ujar Hikmat.

“Saya langsung ke rumahnya kemudian langsung ditanya kalau memang diperkosa ya ngomong, kalau ada yang mencabuli ngomong, kamu itu salah satu pahlawan dan kalau memang tidak terungkap daripada kamu nanti banyak korban selanjutnya. Makanya dia berani ngomong lah,” sambungnya.

Jawaban korban sempat bikin keluarga terkejut

Ilustrasi pemerkosaan. Foto: Pixabay
Ilustrasi pemerkosaan. Foto: Pixabay | Aksi ustaz perkosa belasan santriwati selama 5 tahun, tubuh korban hingga gemetar

Keponakannya itu lantas bercerita panjang lebar mengenai apa yang dialaminya selama menimba ilmu di pesantren yang terletak di kawasan Cibiru, Kota Bandung itu.

Hikmat pun kaget saat mendengar cerita keponakannya bahkan mengetahui ada korban lain.

“Yang shock-nya itu (pelaku) bukan dari teman sekolah atau anak luar dari sekolah, itu bahkan guru ngajinya itu,” kata dia.

Usai mendengar penuturan dari keponakannya, dia beserta korban langsung membuat laporan polisi. Laporan dia tujukan ke Polda Jabar pertengahan tahun 2021.

Artikel dari Hops.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *