page hit counter

15 Faktor Mobil Rusak dan Mitos Perawatan Mobil yang Wajib diketahui!

Mobil rusak seketika memang sangat mengganggu mobilitas Anda. Saat pandemi ini, tentunya kita membutuhkan kendaraan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan kesehatan kita. Untuk itu melakukan berbagai perawatan pada mobil menjadi hal yang penting selain melakukan service mobil secara berkala

Masalahnya adalah tidak semua hal yang Sobat Carsome ketahui selama ini mengenai perawatan mobil dan pencegahan kerusakan adalah informasi yang benar. Untuk itu, mari simak bersama-sama rangkuman seputar mitos dan fakta mengenai hal-hal yang bisa membuat mobil rusak! 

Mobil Rusak? Hati-hati Ini Mitos Perawatan Mobil!

 

mobil-rusak-mitos-atau-fakta-carsome

1. Parkir Rem Tangan Sebelum Mematikan Mobil 

Rem tangan mobil asal ditarik menjadi hal yang sering terjadi dan refleks dilakukan oleh para pengemudi ketika ingin mematikan mobil yaitu menarik rem tangan. Perlu diketahui, hindari pengaplikasian rem tangan seperti ini. Menarik rem tangan hanya berlaku jika Anda hendak meninggalkan mobil dalam jangka waktu yang lama. Pada mobil transmisi otomatis, Anda cukup menaruh tuas transmisi pada “P” atau parkir. Tentu saja penerapan rem tangan pada mobil manual dan mobil matik berbeda

Pada mobil manual, Anda bisa mengaplikasikannya untuk menarik rem tangan atau mengganjal dengan batu. Hal yang perlu Anda ingat bahwa pengaplikasian rem tangan terlalu lama bisa menyebabkan perlengketan antara rem dan ban belakang. Juga mengurangi kampas rem, karena pemakaian normal kampas rem hanya bisa mencapai 10.000 km. 

2. Perawatan Mobil Matik Lebih Mahal 

Secara perawatan mobil matik memang terlihat lebih mahal, namun ketahanan komponen mesin terbilang cukup lama, resisten hingga ragam perawatan tidak sebanyak mobil manual. Adapun menurut Kompas Otomotif, mobil kopling atau manual biasanya akan mengganti kampas kopling dalam waktu 2 tahun apalagi saat pengemudinya belum terlalu lancar. 

Beda halnya dengan kampas kopling mobil transmisi otomatis biasanya akan diganti setelah 5 hingga 10 tahun. Selebihnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara psikologis dan fungsional seperti penggantian oli, penggantian kampas oli hingga efek psikologis pada pengemudi. Riset menemukan bahwa sejak tahun 2020 penggunaan otomotif di U.S lebih mementingkan efisiensi, otomatis dan kemudahan yang membuat aktivitas lebih mudah.

3. Mobil Jarang Dipanaskan Bisa Rusak

Tidak semata-mata akan merusak seluruh komponen mobil, namun komponen utama yang akan dirusak adalah aki mobil. Jadi, jika Anda tidak akan menggunakan mobil dalam jangka lama ada baiknya memanaskan mobil secara berkala agar mesin tetap panas agar mobil terhindar dari aus dan karat karena oli mobil tetap bekerja dan ini berfungsi untuk menjaga aki mobil juga. 

Hindari mencabut kabel aki mobil jika Anda tidak meninggalkan mobil terlalu lama. Saran terbaik adalah dengan melepas kabel aki negatif saja. Hal ini sudah sangat membantu Anda untuk terhindar dari kebocoran aki dan hal yang menyebabkan mobil mogok tiba-tiba. 

4. Anti Karat Mobil Tambahan 

Saat membeli mobil baru atau mobil bekas sebetulnya Anda tidak membutuhkan anti karat tambahan pada mobil. Mengapa? Setiap mobil yang diproduksi sebetulnya sudah mendapatkan anti karat yang dapat bertahan hingga lebih dari 10 tahun. Adapun pemberian anti karat mobil ini tidak menjamin membuat mobil tidak mengalami korosi, namun membuat mobil terproteksi lebih kuat saja. 

5. Mobil Rusak Banjir Bisa Diperbaiki

Mobil bekas banjir akan sangat sulit untuk diperbaiki, apalagi jika air sudah merusak sisi elektronik pada mobil. Untuk memperbaikinya kemungkinan akan terkena biaya yang cukup tinggi dengan garansi mobil yang tidak bisa menjamin mobill kedepannya tidak akan mengalami bahaya apapun. Sehingga, hindari memilih mobil bekas banjir ketika hendak membeli mobil bekas. 

Beli mobil bekas di Carsome sudah pasti terhindari dari mobil bekas banjir dan kerusakan rangka yang parah pada mobil. Sebab, sebelumn menerima mobil yang dijual pada Carsome, tim inspektor selalu melakukan 175 titik inspeksi untuk memastikan mobil yang dijual nantinya adalah mobil bekas yang berkualitas. Untuk, membeli mobil bekas, ada baiknya Anda simak lebih lanjut tips membeli mobil bekas

Bacaan Terkait:  Cara Melihat Ukuran Ban Mobil yang Benar Ala Carsome! Pilih Aki Kering atau Basah ? Ini Kelebihan dan Kekurangan Kedua Aki  21 Cara Menghemat BBM agar Tidak Boros! 

6. Oktan Bensin Tinggi Lebih Bagus 

Nah, ini dia pola pikir yang salah pada para pemilik mobil. Oktan tinggi tidak diperuntukkan untuk semua mobil, lho Sobat Carsome. Ada baiknya Anda memilih oktan mobil yang sesuai dengan nilai kompresi kendaraan Anda. Nilai kompresi biasanya dapat Anda temukan pada buku manual kendaraan Anda. Memilih oktan yang sesuai dengan mobil Anda bisa membuat penggunaan BBM menjadi lebih hemat. Hindari keseringan mengganti-ganti oktan bensin apalagi menggunakan octane booster. Ini lama kelamaan bisa menyebabkan mesin mobil lama-lama tidak memiliki performa yang baik. Selengkapnya Anda dapat menyimak ulasan tips memilih oktan yang bagus untuk kendaraan

7. Ban Wajib Menggunakan Angin Nitrogen 

Sebetulnya tidak ada keharusan, hal ini dilakukan oleh para pemilik kendaraan untuk mencegah terjadinya ban bocor apalagi saat jarang digunakan. Namun, prinsip utamanya tidak demikian apapun angin yang diisikan pada ban mobil sebenarnya yang lebih penting adalah tekanan angin pada ban. 

Tekanan ban yang terlalu tinggi akan membuat Anda kurang nyaman untuk melewati jalan rusak, jalan licin karena permukaan ban menjadi lebih cembung dan keras hingga kurang baik dalam menyerap getaran dan akan menjadi lebih aus di bagian tengah.

Jadi cara terbaiknya adalah selalu melakukan pengecekan tekanan angin ban setiap bulan untuk memastikan tekanan angin ban sudah sesuai dengan standar tekanan angin ban mobil yang diajukan oleh pabrik. 

8. Wajib Ganti Oli 3000-5000 km

Servis mobil tidak bergantung tidak bergantung pada jarak tempuh pada umumnya. Hanya saja, saat mobil sudah menyentuh 10.000 km, mobil sudah harus melakukan pergantian oli dan berbagai komponen lainnya. Setidaknya melakukan rutin pengecekan setiap 6 bulan sekali untuk melihat kondisi komponen dan oli. 

Namun, bisa saja karena Anda hanya menggunakannya dalam daerah perkotaan saja sehingga kilometer mobil menjadi agak sulit untuk mencapai 10.000 km, namun Anda sering menggunakan mobil setiap waktu. Jika kondisi seperti ini, ada baiknya Anda untuk tetap melakukan servis mobil. Jadi, patokan utamanya bukan jarak tempuh mobil namun running hours mobil. Tentu hal ini mempengaruhi kinerja oli dan komponen di dalamnya, ya! 

9.  Memanaskan kendaraan sebelum bepergian

Memanaskan mobil dengan asumsi agar mesin mobil cepat panas saat ini sudah kurang relevan dikarenakan perkembangan teknologi dan otomotif saat ini yang sudah jauh lebih baik. Mobil juga sudah memiliki temperatur yang bisa menyesuaikan udara agar kendaraan tetap ada dalam keadaan yang baik, juga pada mesin. Pompa oli juga dapat secara otomatis memompa oli ke bagian atas supaya mesin tidak perlu terlalu lama untuk dipanaskan. 

10. Menggoyang mobil saat isi bensin

Menggoyang mobil saat sedang isi bensin yang ternyata dikatakan dapat membuat bensin mobil menjadi hemat. Namun, ternyata hal ini bisa membuat mobil terbakar karena jika mobil digoyang bisa membuat bensin mobil menetes ke busi. Hal inilah yang bisa membuat mobil menjadi terbakar. Jadi, menggoyang mobil saat isi bensin sudah pasti tidak bisa menghemat bensin.

11. Mengangkat wiper supaya tidak keras

Hindari mengangkat wiper saat Anda sedang parkir kendaraan Anda. Hal ini seharusnya dihindari karena pabrikan mobil tentunya sudah memastikan bahwa karet pada wiper memiliki ketahanan dari 100 hingga 200 derajat celcius. Justru jika terlalu sering mengangkatnya ini akan menyebabkan per dari wiper menjadi lebih rentan dan mudah kendor. Sehingga, tidak perlu mengangkatnya lagi, ya! 

12. Lampu Indikator check engine menyala, biarkan saja

Lampu indikator menyala tentu mengisyaratkan bahwa ada suatu hal yang patut Anda cek pada komponen mesin. Hal ini bisa jadi menjadi hal-hal yang patut diperbaiki pada mobil atau bisa jadi menyatakan adanya masalah pada kelistrikan kendaraan Anda.

13. Tidak Perlu Asuransi Mobil karena ada Garansi Resmi Mobil 

Memiliki asuransi mobil adalah hal yang penting, mengapa? Tentu saja Anda dapat melakukan klaim jika ada hal yang ingin Anda perbaiki. Beda halnya dengan ketika Anda hanya memiliki garansi resmi pada mobil. Garansi mobil ini bisa sewaktu-waktu hangus dikarenakan beberapa hal, salah satunya adalah kecelakaan mobil, penggunaan suku cadang palsu hingga saat Anda tidak melakukan service mobil berkala. 

14. Overheating bisa gunakan air biasa

Hati-hati ketika mobil mengalami overheating, jangan pernah menggunakan air biasa untuk mengisi radiator mobil. Mengapa? Secara normal memang masih membuat jalan, namun menggunakan air biasa bisa membuat komponen radiator dapat berkarat. 

Gunakanlah air coolant karena air coolant memiliki daya tahan yang lama 9.000 hingga 10.000km atau setara dengan 6 bulan. Namun, jika Anda mendapati air coolant ini habis dalam waktu yang cepat, maka ini bisa saja mengindikasikan adanya kebocoran pada radiator mobil. 

15.  Mobil Baru selalu bagus 

Benarkah mobil baru selalu bagus? Secara performa mesin tentunya relatif, hanya saja yang membedakannya adalah kebaruan mesin dan resistensi yang tentunya lebih lama. Namun, ini kembali pada cara penggunaan hingga perawatan berkala yang dilakukan. Sama halnya dengan mobil bekas, saat mobil bekas memiliki perawatan yang baik, maka mesin mobil tentu akan bertahan lama dan awet. Ingat juga, biasanya banyak mobil bekas yang dijual setelah pemakaian tahun pertama. Ini justru membuat Anda jadi lebih beruntung karena harga dari pembelian pertama tentu jauh lebih menurun. Ini disebabkan karena adanya depresiasi. 

Beli Mobil Bekas Anti Rugi di Carsome! 

 

beli-mobil-bekas-berkualitas

Beli mobil bekas berkualitas Carsome sudah pasti jauh dari kata tipu-tipu. Semua mobil yang ada dan dijual dari Carsome adalah mobil bekas yang sudah melalui 175 titik inspeksi. Sehingga, sangatlah tidak mungkin jika Anda mendapatkan mobil yang tidak berkualitas. Dapatkan garansi ketika membeli mobil di Carsome untuk 1 tahun garansi pelayanan untuk memastikan mobil layak jalan. Hingga jaminan uang dapat kembali setelah 5 hari pembelian di Carsome. Nikmati cara baru membeli dan menjual mobil bekas di Carsome!

Baca juga: 25 Mobil Kecil Murah Baru dan Bekas Harga Mulai 100 Jutaan

The post 15 Faktor Mobil Rusak dan Mitos Perawatan Mobil yang Wajib diketahui! appeared first on Carsome Indonesia.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS